بسم الله الرحمن الرحيم

Aku adalah pemilik sementara yang tiada kekal melainkan yang kekal itu hanyalah Yang Maha Kekal. Seorang anak dagang yang merantau jauh dari halaman untuk mengejar impian. Tatkala kesepian mencari pedoman, tidaklah leka mengabai perintah, laksana amanah. Anak ini daif, jahil, ingin tinggalkan jauh kejahilan dan kedaifannya demi merubah takdir yang tidak tersurat.-Azry

twitter

Follow on Tweets

Dulu gune domain [dot] com

Istidraj - Ustaz Shahrir Long

Posted in

Assalamualaikum.....
Nota kuliah yang saya ingin kongsikan dari Ustaz Shahrir Long, Tafsir Rawi Juzu' Amma Jilid 3.
Kali ini menerangkan makna atau pun maksud Istidraj.

SAYA MENGHURAIKAN DALAM KEFAHAMAN SAYA. JIKA TERDAPAT KESALAHAN DAN KEKELIRUAN, MOHON TEGUR.

Persoalan tentang maksud istidraj ni ada dalam firman Allah, Surah Al-A'raf ayat 182 :


Maksudnya :
  Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, Kami akan menarik menarik mereka sedikit demi sedikit (ke jurang kebinasaan), menurut cara yang mereka tidak mengetahuinya.

Berdasarkan pemahaman saya dalam ayat mudahnya ialah, bila mana kita lupa atau menafikan / tidak melaksanakan suruhan Allah / tidak beriman dengan agama Allah, kemudian mereka ini kita lihat, Allah bagi mereka kemewahan di dunia, seperti kekayaan, kuasa , dan pangkat, dengan tujuan Allah ingin terus menyesatkan mereka.


Imam AlQurtubi telah berkata di dalam buku tafsinya yang bernama Tafsir Jamie' Al-Ahkam. Antaranya:-

Seorang ulamak tafsir yang bernama 'Add-Dhohhak' telah mengulas mengenai ayat 182 Surah Al-a'raf ini. Katanya: "Allah berfirman :Setiap kali mereka menambah/membuat/membaharui maksiat yg baru maka setiap itu Aku(Allah) membaharui/menambah/membuat nikmat ke atas mereka".


Dalam konteks seorang pelajar, kita belajar bersungguh-sungguh, kemudia rajin beribadat, kita rajin ke surau, pergi ke kuliah-kuliah agama, aktif menjalankan kerja-kerja dakwah dengan persatuan, namun bila tiba masa  peperiksaan, kita pulun ulangkaji sungguh-sungguh, solat hajat bagai.....tapi kita rasakan kita dah cuba jawab yang terbaik, dan kemudian kita berserah.

Akhirnya, bila keluar keputusan, kita lihat, kawan-kawan kita yang selalu tidak bersolat, tidak suka untuk beribadat, yang tidak menjaga batas pergaulan, yang suka berjudi , yang kadang-kadang kita tak pernah lihat dia ulangkaji mereka mendapat keputusan jauh lebih baik dari kita......dan di situ lah kita selalu mempersoalkan KENAPA Allah bagi aku result yang tidak begitu memuaskan? sedangkan aku rajin beribadat kepadanya. Aku mengorbankan masa untuk melaksanakan kerja-kerja AgamaNya..... Adakah ini Balasan Allah untuk aku atas apa yang aku telah usahakan.??

Inilah Istidraj....Allah memberikan nikmat / kelebihan kepadanya dan dalam masa yang sama, Allah menarik nikmat yang ada pada mereka yang tidak beriman dengan Allah sedikit demi sedikit dengan cara yang kita lansung tidak sangka dan ianya kadang-kadang amat dasyat. Contohnya, walaupun keputusannya cemerlang, namun bila tiba soal rezeki, rezeki orang yang sentiasa bersyukur, dan sentiasa menjalankan perintah Allah tu lebih murah, mudah mendapat pekerjaan dan hidup lebih tenang dan tenteram walaupun tidak mewah.

Namun atas sifat Allah yang Maha Pemurah dan Maha Mengasihani, Allah turunkan ayat 183 dalam surah Al-A'raf





Maksudnya :

Dan Aku memberi tempoh kepada mereka; sesungguhnya rancangan balasanKu amatlah teguh.

 Jangan lah kita lupa untuk bersyukur walaupun sekadar ucapan Alhamdulillah.


Dalam kuliah juga Ustaz Shahrir Long berkongsi kata-kata Saidina Ali (R.A) .

 "Sendi yang dapat menegakkan Islam itu empat. 1. Yakin. 2.Adil. 3. Sabar 4. Jihad."




GEL PELAGAI GUNA NW55 + VITAMIN E

Posted in



GEL PELBAGAI GUNA NW55  + VITAMIN E

PENYAKIT :
CARA PENGGUNAAN :
1
MENGEMPISKAN PERUT (MEMECAHKAN LEMAK)
1 SUKATAN SUDU THE PAGI DAN MALAM
2
KEMBUNG PERUT / ANGING
SAPU SEKELILING PERUT
3
SAKIT PINGGANG
SAPU DIPINGGANG DAN BHGIAN BELAKANG
4
MASALAH BUAH PINGGANG
SAPU PADA SELURUH PINGGANG
5
DARAH TINGGI
SAPU SEMUA SENDI / PUNCA NADI
6
KENCING MANIS
SAPU SEMUA SENDI / PUNCA NADI
7
JANTUNG
SAPU PADA DADA
8
PARU-PARU BERAIR
SAPU PADA DADA
9
LELAH /ASMA
SAPU PADA DADA
10
SAKIT LUTUT/ LENGUH SENDI
SAPU KELILING KEPALA LUTUT DAN BAWAH KELIPAT
11
TERCUCUK PAKU
SAPU TEMPAT LUKA DAN KELILING
12
HAID YANG TIDAK TERATUR
SAPU DIBAHAGIAN PERANAKAN 2X SEHARI
13
BISUL
SAPU KELILING JANGAN KENA MATANYA
14
KEBAS KAKI TANGAN
SAPU DI TEMPAT SAKIT
15
KENA EKZOZ MOTOR / BESI PANAS/ AIR PANAS/MINYAK PANAS
SAPU JANGAN SAMPAI BERBUIH
16
SAKIT TUMIT
SAPU DI KAWASAN TUMIT
17
BUANG AIR TIDAK LAWAS

18
JERAWAT  / RESDUNG
SAPU SECARA BULATAN D HIDUNG & DAHI
19
SAKIT PERUT

20
BATUK
SAPU PADA DADA DAN BAHAGIAN BELAKANG BADAN
21
SENGUGUT
SAPU DI BAHAGIAN PERANAKAN DAN PINGGANG 2X SHARI
22
MIGRAIN / SAKIT KEPALA / MENGURANGKAN BEGUK
SAPU PADA URAT TENGKOK BAHU DAN UBUN2
23
MERAWAT GAUT
SAPU BAHAGIAN SENDI YANG SAKIT
24
PENYAKIT KULIT / KAYAP
SAPU DI KAWASAN SAKIT
25
BATU KARANG
SAPU PADA ARI-ARI
26
LUMPUH
SAPU SELURUH BADAN  (PERLU DI URUT)
27
SENGATAN SERANGGA / LIPAN
SAPU DI TEMPAT SENGATAN
28
TELINGA BERNANAH
GUNA PUTIK KAPAS DAN SAPU DIDALAM TELINGA
29
ANGIN PASANG
SAPU PADA ARI-ARI
30
KETUMBUHAN DALAM RAHIM
SAPU PERUT / BELAKANG DKT PINGGANG
31
 TONSIL
SAPU PADA LEHER
32
SELSEMA
SAPU PADA HIDUNG/DADA /LEHER
33
SAKIT GIGI / GUSI BENGKAK
SAPU DI BAHAGIAN LUAR /PIPI
34
BUASIR
SAPU SEKELILING TEMPAT BUASIR
35
TENAGA BATIN
SAPU PADA ARI-ARI DAN URAT BERAHI DPEHA
36
MERAWAT KETUMBUHAN
SAPU DI BAHAGIAN TUMOR 2-3KALI SEHARI
37
MENEGANG BUAH DADA
SAPU SECARA BULATAN DAN TOLAK KE ATAS
38
GASTRIK
SAPU DI BAHAGIAN PERUT (BAGUS DI BAHAGIAN DUBUR)
 “ IKHTIAR, YAKIN DAN  BERTAWAKKAL ,INSYAALLAH!!!!”

Kisah Cinta Abadi Laila Majnun

Posted in ,


Laila Majnun, sebuah kisah dari cerita rakyat arab, tentang kecantikan seorang gadis bernama Laila, yang menarik hati seorang pemuda, Qais keturunan Bani Amir. Qais yang semula pandai, gagah dan berasal dari kabilah terhormat, menjadi “majnun” atau gila, karena kasihnya yang tak sampai. Qais, yang tersiksa karena takdir yang selalu memusuhinya, sedang hasrat tak mampu ditundukan hatinya, menjadikan dia lupa akan hakikat hidupnya sendiri. Walau kegilaan yang dialaminya mengilhami tutur bahasa sastra yang indah, dan ketulusan jiwa dalam derita cinta, tetap saja sebutan “majnun” tak dapat ditepisnya. Kisah tentang Qais dan Laila yang hidup di suatu negeri wilayah tanah Arab.

Qais yang berwajah tampan dan Laila yang terkenal akan kecantikannya, yang menjadi dambaan setiap laki-laki. Akhirnya cinta mereka kandas karena adat melarang mereka untuk mengekspresikan gelora cintanya. Maka, tumpah ruahlah segala rasa rindu dan cinta dalam bentuk syair dan puisi yang mengalir menentang takdir mereka. Suatu ketika Qais memutuskan ikut berniaga ke negeri lain bersama ayahnya agar kelak ia memiliki bekal pengetahuan sendiri tentang perniagaan. Ketika mengucapkan selamat tinggal kepada Laila, Qais memberikan seuntai kalung mutiara sebagai tanda kesetiaannya. Qais minta Laila berjanji untuk melepaskan sebuah mutiara dari untaiannya apabila waktu sudah menunjukkan bulan baru. Ia pun berjanji akan kembali sebelum untaian mutiara habis. Meskipun sangat sedih, Laila merelakan kekasihnya pergi mencari pengalaman. Sepeninggal Qais, Laila hanya bermenung diri dan menciptakan syair sebagai pelambang rindu.

Suatu hari, ayah Laila, Al-Mahdi, pulang ke rumah bersama seorang tamu bernama Sa’d bin Munif, yang diajak menginap. Tamu itu seorang saudagar kaya raya yang berasal dari Iraq. Ketika berjumpa Laila, Sa’d bin Munif langsung jatuh cinta dan melamar Laila kepada ayahnya. Tanpa sepengetahuan Laila, Al-Mahdi menerima lamaran tersebut karena tergiur oleh mas kawin 1.000 dinar dan harta kekayaan Sa’d bin Munif. Laila tak berdaya melawan perintah ayahnya karena adat memang menyatakan bahwa laki-laki berkuasa atas perempuan. Sementara itu, Qais yang telah memasuki bulan ke-9 ikut berniaga ke negeri-negeri seperti Damsjik, Jerusalem, Hims, Halab, Anthakijah, Irak, Koefah, hingga Basrah tidak dapat lagi menahan rindunya terhadap Laila. Wajahnya tampak muram dan badannya semakin kurus. Ayah Qais melihat kesedihan anaknya dan menanyakan ada apakah gerangan yang telah mengganggu pikirannya. Akhirnya Qais berterus terang tentang kisah cintanya dengan Laila.

 Demi mendengar penuturan anaknya, Al-Mulawwah memutuskan segera kembali ke kampung halamannya dan berjanji akan melamar Laila untuk Qais. Ketika sampai kampung halaman, Al-Mulawwah bergegas menemui ayah Laila dan menawarkan 100 unta sebagai pengganti wang 1.000 dinar yang telah diberikan Sa’d bin Munif. Akan tetapi, dengan sombongnya, ayah Laila menolak lamaran Al-Mulawwah. Tak berapa lama kemudian, pesta perkawinan Laila dan Sa’d bin Munif diselenggarakan secara besar-besaran. Maka, hancur luluhlah hati Qais. Tak ada satu ubat pun yang dapat menyembuhkan sakitnya ini, meskipun orang tuanya telah membawa banyak tabib ternama untuk merawatnya. Sejak itu Qais tidak mau berbicara kepada orang lain, ia sibuk dengan dirinya sendiri dan sering kali terlihat berbicara sendiri. Kerana perilaku aneh inilah orang sekampungnya memanggil Qais dengan "Majnun", yang bererti "GILA". Akan halnya Laila, meskipun kini telah menjadi istri Sa’d bin Munif, ia tetap mencintai Qais.

Sehinggakan ada suatu ketika bila mana Laila mengarahkan pengawal istana untuk mencari Qais dan mengirimkan makanan yang lazat, apabila pengawal laila tiba di tengah-tengah kota lalu menyeru "Wahai sekalian rakyat, siapakan yang bernama Qais??? ada kiriman dari piteri Laila

Menurut Laila, secara luaran ia boleh menjadi istri Sa’d bin Munif, tetapi jiwanya tetap untuk Qais. Dalam ungkapannya, di dunia Qais dan Laila bukanlah pasangan suami istri, tetapi di akhirat mereka menjadi pasangan abadi. Karena tak kuat menanggung penderitaan cinta ini, Laila sakit dan selalu memanggil nama Qais. Akhirnya Qais pun dipanggil untuk menemui Laila. Ketika mereka bertemu, Laila memberi pesan terakhir bahwa mereka akan bertemu nanti di akhirat sebagai sepasang kekasih. Demi melihat kekasihnya meninggal, putus asalah Qais. Tak ada lagi keinginannya untuk hidup. Sehari- hari kerjanya hanya duduk di pusara Laila hingga akhirnya Qais meninggal. Maka, jasad Qais pun dibaringkan di samping pusara Laila. Kira-kira 10 tahun kemudian, beberapa musafir menziarahi kubur mereka berdua. Di atas kedua pusara itu telah tumbuh dua rumpun bambu yang pucuknya saling berpelukan. Maka, masyhurlah kisah ini sebagai kisah Laila-Majnun.


Laila Majnun hanyalah sebuah kisah cinta sepasang manusia biasa, yang mungkin antara kita pernah & akan lalui.
Cerita ini dikarang oleh para ulama sebagai Kiasan bahawa cinta yang agung itu adalah Cinta pada Allah....watak Qais bererti Kias...atau balaghah...
Menjadi fitrah manusia yang suka akan keindahan......
Adalah tidak perlu untuk kita mengagungkan perjuangan cintanya kerana perkara itu sama saja seperti untuk melawan ketentuan takdir Allah...
Cint adalah penyuluh kehidupan yang menjadikan perjalanan hidup manusia itu indah
Cinta juga bukanlah tujuan matlamat utama Allah ciptakan manusia di dunia & bukanlah juga penamat perjuangan di alam fana
Cinta hanyalah kenderaan untuk meraih kebahagiaan sejati, Iaitu Keredhaan Alah untuk mendapatkan syurga yang luasnya seluas langit & bumi......


testing 123

Posted in

Test MEMO

Asal Usul Sambutan Tahun Baru 1 Januari

Posted in

Sejarah Tahun Baru Masehi

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, dia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam menyusun kalendar baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.
Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teori dapat menghindari penyimpangan dalam kalendar baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, iaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

Perayaan Tahun Baru

Saat ini, tahun baru 1 Januari telah dijadikan sebagai salah satu hari suci umat Kristian. Namun kenyataannya, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekular yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Dunia.

Pada mulanya perayaan ini dirayakan baik oleh orang Yahudi yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September. Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari. Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari pada tahun 1582 dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.

Perayaan Tahun Baru Zaman Dulu

Seperti kita ketahu, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam. Contohnya di Brazil. Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil.

Seperti halnya di Brazil, orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).



Sedangkan menurut kepercayaan orang Jerman, jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year's Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan makanan selama setahun penuh. Bagi orang Kristiann yang majoriti menghuni belahan benua Eropah, tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Jesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristian sering disebut agama Masehi. Masa sebelum Jesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Jesus lahir disebut tahun Masehi.

Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana. Di Amerika Syarikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Disember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisyen dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat loceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang meneriakkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne.Di negara-negara lain, termasuk malaysia? Sama saja!



Bagi kita, orang Islam, merayakan tahun baru Masehi, tentu saja akan semakin ikut andil dalam menghapus jejak-jejak sejarah Islam yang hebat. Sementara beberapa minggu yang lalu, kita semua sudah melewati tahun baru Muharram, dengan sepi tanpa gemuruh apapun. (sa/berbagaisumber)


p/s : fikir2 kan lah adakah wajar kita merayakan sambutan tahun baru masihi 1 januari setelah kita tahu asal usul sambutan ni??renungkan lah duhai sahabat tika 1 muharam sambutannya sgt lengang..nak tgk muslim beriktikaf di masjid bagi meraikan 1 muharam sgt la ssh..kot la nak baca quran lebih bnyak ker..hampes xde..sama2 kita renungkan..jom la perbaiki diri kita masing2...wallahualam



Related Posts with Thumbnails